Adaptation of Lodok Lingko as a Model for Sustainable Tourism Development in The Regency West Manggarai

Authors

  • Akib Hehanussa Politeknik Elbajo Commodus, Labuan Bajo, Indonesia
  • I Nengah Dasi Astawa Universitas Pendidikan Nasional, Denpasar, Indonesia
  • Mapppiasse Mapppiasse Politeknik Elbajo Commodus, Labuan Bajo, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.32659/tsj.v11i1.467

Keywords:

Lodok Lingko, Indigenous Knowledge, Sustainable Tourism, Meler Village, Labuan Bajo, Komodo

Abstract

The determination of Labuan Bajo as one of the Super Priority Tourism Destinations (SPTD) by the government has implications for the increase in the number of tourist visits to West Manggarai Regency, so a strategy is needed to ensure that the growth of the tourism sector remains oriented towards sustainability. This research was conducted with an exploratory qualitative approach, with a type of phenomenological research that aims to explore traditions Lingko Lodok as a model for sustainable tourism management in West Manggarai. The results of this study found that the tradition Lingko Lodok contains strategic values that are able to ensure a balance between cultural preservation, community welfare, and environmental sustainability. Lingko Lodok, as a spatial planning system based on local wisdom, has the potential to be an effective approach and model in integrating the principle of sustainability in tourism development. Through this study, it is hoped that this model can be implemented to optimize the tourism potential of West Manggarai while maintaining local cultural values.

References

Andaru, V. Y., & Jemarut, W. (2025). Hukum waris adat Manggari dan hukum waris dalam hukum positif dari perspektif kesetaraan gender. 5. https://doi.org/10.46306/rj.v5i1.207

Aribowo, H., Wirapraja, A., & Putra, Y. D. (2018). Implementasi kolaborasi model pentahelix dalam rangka mengembangkan potensi pariwisata di Jawa Timur serta meningkatkan perekonomian domestik. Jurnal Mebis (Manajemen Dan Bisnis), 3(1). https://doi.org/10.33005/mebis.v3i1.21

Creswell, J. W. (2016). Research Design: Pendekatan Metode Kuantitatif, Kualitatif, dan Campuran (4th ed.). Pustaka Pelajar.

Effendi, Y. R., Bafadal, I., Sudana, I. N. D., & Arifin, I. (2020). The principal transformational leadership strategy in developing national policies for strengthening character education in eastern Indonesia. Italian Journal of Sociology of Education, 12(2), 51–78. https://doi.org/10.14658/pupj-ijse-2020-2-3

Hens, A. N., Sudana, I. P., & Negara, I. M. K. (2023). Eksplorasi potensi Taman Nasional Komodo: Pendekatan pengembangan paket wisata berbasis wisata bahari. Jurnal IPTA (Industri Perjalanan Wisata), 11(2).

Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan. (2021, February 20). Pentahelix, Lima Unsur Kekuatan Dalam Pengembangan Potensi Desa dan Kawasan Perdesaan Kian Mendapatkan Respon Positif. Http://Kemenkopmk.Go.Id/Pentahelix-Lima-Unsur-Kekuatan-Dalam-Pengembangan-Potensi-Desa-Dan-Kawasan-Perdesaan-Kian. http://kemenkopmk.go.id/pentahelix-lima-unsur-kekuatan-dalam-pengembangan-potensi-desa-dan-kawasan-perdesaan-kian

Khan, A. M. A., Musthofa, I., Aminuddin, I., Handayani, F., Kuswara, R. N., & Wulandari, A. (2020). Wisata kelautan berkelanjutan di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur: Sebuah study tentang persepsi masyarakat kawasan pesisir. Jurnal Master Pariwisata (JUMPA), 52. https://doi.org/10.24843/jumpa.2020.v07.i01.p03

Latif, F., Hemo, D., Hayon, Y., Kopong, E., & Doko, W. (1990). Pola Penguasaan Pemilikan dan Penggunaan Tanah Secara Tradisional Daerah Nusa Tenggara Timur (R. Darnys, Ed.). Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Sejarah dan Nilai Tradisional Proyek Inventarisasi dan Pembinaan Nilai-Nilai Budaya Daerah.

Lon, Y. S. (2020). Pengembangan Sistem “Lingko” Jejaring Pencegahan Perdagangan Manusia (Perempuan) di Manggarai (1st ed.). Unika Santu Paulus.

Lon, Y. S., Sutam, I., Widyawati, F., Rampung, B., Sennen, E., Tatul, S., Dudet, B., Alang, A., Jelamut, M., Sawan, F., & Dangku, Y. M. (2018). Kamus bahasa Indonesia Manggarai (1st ed.). Penerbit PT Kanisius.

Lon, Yohanes. S., & Widyawati, F. (2020). Mbaru Gendang, Rumah Adat Manggarai, Flores. Eksistensi, Sejarah dan Transformasinya (L. Indarwati, Ed.). Kanisius.

Nugraha, A. (2019). Pariwisata berkelanjutan berbasis kearifan lokal (Studi kasus masyarakat Kampung Naga Kabupaten Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat [Disertasi]. Universitas Gadjah Mada.

Permenparekraf Nomor 14 Tahun 2016, Pub. L. No. 14 (2016).

Rochaeni, A., Yamardi, & Noer Apptika Fujilestari. (2022). Model pentahelix dalam pengembangan pariwisata di Kecamatan Rongga Kabupaten Bandung Barat. NeoRespublica: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 4(1), 124–134. https://doi.org/10.52423/neores.v4i1.38

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D (1st ed.). Penerbit Alfabeta.

Sulistiyadi, Y., Eddyono, F., & Hasibuan, B. (2017). Buku Pariwisata Berkelanjutan Pengelolaan Destinasi Wisata. AURA.

Sumardi, F., & Sukardja, P. (2017). Makna dan Fungsi Sawah Lodok di Kampung Meler Desa Meler Kecamatan Ruteng Kabupaten Manggarai Nusa Tenggara Timur. 18, 10–15.

Widodo, H. (2021, February 14). Peran Pentahelix dalam Pengembangan Pariwisata. https://opini.harianjogja.com/read/2021/12/14/543/1090721/opini-peran-pentahelix-dalam-pengembangan-pariwisata

Downloads

Published

2025-12-30

How to Cite

Hehanussa, A., Dasi Astawa, I. N., & Mapppiasse, M. (2025). Adaptation of Lodok Lingko as a Model for Sustainable Tourism Development in The Regency West Manggarai. Tourism Scientific Journal, 11(1), 100–117. https://doi.org/10.32659/tsj.v11i1.467

Citation Check

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.